17MarBiro Kemasyarakatan

 

 

BIRO KEMASYARAKATAN

{mosimage}Biro Kemasyarakatan adalah biro yang membantu pimpinan pesantren dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan :

1. LDPM Lembaga Dakwah dan Pengembangan Masyarakat. Mengkoordinir para ustadz dalam pengembangan bakat dakwah.

2. Beasiswa Ashabunnajah; yakni beasiswa yang diberikan oleh Pesantren kepada santri yang yatim, yatim piatu atau tidak mampu dalam finansial. Terdapat 1,101 santri yang dibantu pesantren untuk memperoleh pendidikan, mereka tersebar di darunnajah 1,2,3,4,5,6,8, dan 10

3. PPM Praktek Pengabdian Masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh kelas akhir di TMI Darunnajah. Mereka ditraining dan ditempatkan di desa-desa tertinggal selama beberapa minggu untuk memahami, mempraktekkan ilmu-ilmu yang selama ini mereka peroleh di Pondok Pesantren

Pondok Pesantren Darunnajah adalah sebuah lembaga pendidikan berasrama. Dalam pelaksanaan kegiatan kesehariannya, maka dibentuk berbagai macam bagian atau organisasi yang menangani tugas dan wewenang masing-masing. Salah satu bagian yang terbentuk adalah Biro Kemasyarakatan. Tujuan dibentuknya Biro kemasyarakatan adalah untuk menunjang dan membantu Pimpinan Pesantren Darunnajah dalam bidang Hubungan Kemasyarakatan dan Sosial. Badan ini juga dapat diartikan sebagai hubungan kemasyarakatan (humas) yang mempunyai tugas menjembatani Pesantren Darunnajah dalam rangka mengembangkan dan menumbuhkan jiwa sosial dan Kemasyarakatan.santriwan-santriwati Darunnajah Sasaran

Masyarakat santri               : Praktik Pengabdian Masyarakat

Peduli sosial                        : Bencana alam, Posko peduli, Santri rescue,

Lingkungan Hidup               : Seminar KLH, peringatan hari-hari besar LH

Hari besar Islam                 : Harakah Akhir Ramadhan, Panitia Qurban,

 

DARUNNAJAH MENUJU ADIWIYATA/ GREEN SCHOOL

{mosimage}untuk memperoleh penghargaan Adiwiyata, Biro Kemasyarakatan berperan aktif dalam kegiatan INVIRONMENT/ Lingkungan Hidup dengan meyelenggarakan berbagai peringatan-peringatan hari besar Lingkungan Hidup, diantaranya:

 

  1. Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati tanggal 29 Desember 2006 di Serpong-Tangerang
  2. Peringatan Hari Pencanangan Gerakan Satu Juta Pohon tangga 10 Januari 2007 di Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontori BSD Tangerang
  3. Peringatan Hari Lingkungan Nasional tanggal 10 Januari 2007 di Cikeusik Pandeglang Banten
  4. Peringatan Hari Lahan Basah tanggal 2 Februari 2007 di selat Sunda Pondok Pesantren An-Nahl-Mantiung-Cikeusk-Pandeglang-Banten

BAKTI SOSIAL SANTRI DARUNNAJAH SEKALIGUS PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID JAMI PONDOK PESANTREN AN-NAHL OLEH BUPATI PANDEGLANG JAWA BARAT

{mosimage}Bakti Sosial terus dilakukan Biro Kemasyarakatan berserta santri Darunnajah. Pada tanggal 11 Februari 2007. sebanyak 24 santri Darunnajah beserta 8 Staff Guru Darunnajah membagikan 375 paket sembako kepada penduduk sekitar pesisir Cikeusik Pandeglang Banten yang kebanyakan bermata pencaharian sebagai nelayan. Hajat diselenggarakan di Pondok Pesantren An-Nahl (Darunnajah V) desa Tanjungan, Kec.Cikeusik Kab Pandeglang, Banten sekaligus peletakan batu pertama masjid Jamie An-Nahl oleh Bupati Pandeglang H. A. Dimyati Natakusumah, yang diwakilkan oleh ibu bupati.

Sumbangan yang terkumpul 

  1. Berupa Barang
  2. 1100 paket sembako (Beras, Gula Pasir, Kacang Kedelai, Minyak, kopi, teh, makanan ringan  dan mie Instan),130 Paket pakaian baru dan layak pakai ,56 paket buku dan alat tulis, 65 buku bacaan
  3. Berupa Uang Sebesar  Rp 15.402.300 (Lima Belas Juta Empat ratus dua ribu tiga ratus rupiah) dengan saldo minus Rp  794.200

 

Penyaluran Sumbangan:

  • Korban Banjir  tanggal  2 Februari 2007 sebayak 241 paket sembako
  • Korban Banjir tanggal 4 Februari 2007 sebanyak 241 paket sembako
  • Korban Banjir tanggal 6 Februari 2007 sebanyak 243 paket sembako
  • Baksos di Pondok Pesantren An-Nahl tanggal 11 Februari 2007
  • 130 paket pakaian layak pakai dan baru
  • 375 paket sembako
  • 56 paket buku dan alat tulis
  • 65 buku bacaan

DARUNNAJAH RELIEF

Visi

Mengembangkan Pesantren Darunnajah sebagai lembaga terkemuka dengan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia dan luar negeri dalam upaya mencerdaskan umat yang bertafaquh fi diin, berakhlak mulia dan andil dalam bantuan kemasyarakatan serta pelestarian lingkungan hidup.

Misi

Memperkernalkan strategi da’wah baru Darunnajah dengan mengaktifkan sumber daya kader dalam rangka menuju pengembangan dan pemantapan pendidikan, sosial masyarakat serta lingkungan hudup dalam dan luar negeri.

Latar belakang

Darunnajah sudah dikenal maka layak dijaga, Darunnajah sudah banyak berbuat untuk umat dan bangsa maka layak dibela, Darunnajah sudah banyak mencetak kader maka layak diperhatikan, Darunnajah telah banyak investasi tenaga, waktu, fikiran harta benda maka perlu didukung

Perjalanan Darunnajah dari periode ke periode mengalami kemajuan pesat dalam mendidik putra-putri bangsa dan terbukti nyata dalam merentangkan dakwah dengan 45 lembaga pendidikan yang bernaung dibawah bendera Darunnajah Group.

Dan upaya mengaplikasikan visi dan misi Darunnajah perlu dukungan yang konkrit dan ril dalam bentuk bentuk pehatian yang buka sekedar ide tapi pendanaan

Disisi lain, Darunnnajah sangat memperhatikan kondisi masyarakat Indonesia yang sebagian besar sangat membutuhkan uluran tangan dari segi pendidikan dan bantuan financial Karena ketebatasan materi

QURBAN DI PESANTREN DARUNNAJAH

{mosimage}Hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1427 H bertepatan hari Ahad, 31 Desember 2006. Pesantren Darunnajah memperingati dengan menyediakan kambing Qurban. Hal inilah yang dilaksanakan setiap tahun. Pada tahun ini dibentuklah panitia qurban sebagai berikut:

Pembimbing                              : Ka. Biro Kemasyarakatan

Ketua                                       : Ust. Agus Suhendi

                                                  Usth. Muthoharoh, S.Pd.I

Sekretaris                                 : Ust. Azrul Azmani

Bendahara                                : Usth. Intan

Penjualan & penyaluran            : Ust. Sugiono, S.H.I

                                                  Ust. Samiyono, S.Pd.I

Pemeliharaan                            : 1. Ust. M. Amru Syafrullah

                                                  2. Ust. Anwarudin

                                                  3. Ust. Hanif Susanto

                                                  4. Ust. Ridwan Nurmawan, S.Th.I

                                                  5. Ust. Nur Salim

Peribadatan                              : 1. Ust. Muhammad Sholeh

                                                  2. Usth. Yayah Nurasiah, S.Pd.I

                                                  3. OSDN putra dan OSDN putri

Kepanitian ini bertugas melaksanakan pengambilan kambing qurban dari Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, pada 10 hari menjelang Hari Raya. Mereka juga memelihara, menerima dan menjual kambing qurban tersebut kepada masyarakat dan komunitas Darunnajah. Penyembelihan juga dilaksanakan di Darunnajah dengan petugas adalah beberapa ustadz, santri dan karyawan. Penyembelihan dilaksanakan pukul 09.00 WIB, atau setelah penyelenggaraan sholat Idul Adha.

Alhamdulillah pada tahun ini Panitia Qurban 2006 menerima sumbangan hewan qurban berupa 84 ekor kambing dan 3 sapi, adapun pendistribusiannya adalah sebagai berikut

  • Pondok Pesantren Darunnajah group
  • Pondok-pondok cabang
  • Kelurahan ulujami
  • Mustahik, fakir miskin kelurahan ulujami
  • Jama’ah Pengajian Al-Muhtadun petukangan
  • Karyawan
  • Komplek guru Pondok Aren
  • Komplek guru Daud Ali, Bintaro
  • Kecamatan Pesanggrahan
  • Santri Darunnajah

Tidak hanya itu, panitia qurban juga diberi tanggungjawab menyelenggarakan sholat Idul Adha yang bertempat di Halaman Masjid Jami’ Darunnajah. Yang bertindak selaku Imam sekaligus Khotib Sholat Ied adalah Drs.KH. Mahrus Amin. Adapun pembacaan tata cara / kaifiyah sholat ied oleh Drs.H. Aunur Rofiq, M.Pd.

OPEN HOUSE dan BEDAH PESANTREN

{mosimage}Upaya memperkenalkan typologi Pesantren Darunnajah kepada masyarakat luas menjelang acara penerimaan Santri Baru gencar dilaksanakan, salah satunya dengan mengadakan silaturrahmi beberapa lembaga pendidikan di  wilayah JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Kegiatan yang dilaksanakan ini diberi nama Open House dan Bedah Pesantren ini membagi peserta kegiatan dalam 2 (dua) kelompok, yaitu Open House bagi kepala-kepala sekolah SD/MI dan MTs/SMP yang berjumlah 60 Undangan.

Sedangkan Bedah Pesantren mengundang utusan sebanyak 1 orang pelajar saja, putra/putri dari masing-masing SD/MI kelas 6, MTs/SMP kelas 3, yang berjumlah 60 undangan.

Bentuk kegiatan open house yaitu sebagai wahana silaturrahim pimpinan Pesantren Darunnajah dengan kepala lembaga dan kepala sekolah-sekolah undangan dari wilayah JABODETABEK sekaligus sebagai wadah pertemuan untuk bertukar informasi. Sedangkan bedah pesantren yang diperuntukkan bagi siswa, bertujuan sebagai wahana silaturrahim santri pesantren Darunnajah dengan para pelajar dalam rangka saling mengenal dengan variable kegiatan edukasi dialam terbuka yaitu OUTING/OUTBOND yang berlokasi di Pesantren Darunnajah.

Kegiatan open house dan bedah pesatren bertempat di ruang pertemuan Robitoh yang dilanjutkan dengan outbond di arena tualang lapangan hijau darunnajah dengan dipandu instruktur ahli. Kegiatan dimulai pukul 08.30  sampai 10.30 WIB dilanjutkan outing bagi peserta bedah pesantren hingga pukul 17.00 WIB. <red/az>

 

 

DARUNNAJAH PEDULI BENCANA ALAM “YOGYAKARTA DAN JAWA TENGAH” dan CHILDREN TRAUMA HEALING –YOGYAKARTA

{mosimage}Pertengahan Mei 2006, Indonesia dilanda musibah, dihujani air mata kembali setelah bencana longsor yang melanda Banjarnegara dan Jember Jawa Tengah. Ribuan tempat tinggal hancur dan ratusan korban jiwa meninggal, mengakibatkan kerugian fisik dan mental penduduk Yogyakarta dan sekitarnya.

Sebagai wujud kepedulian bencana ini, Biro Kemasyarakatan, Sekolah Tinggi Darunnajah, PGTK/PGSD, dan Organisasi Santri Darunnajah membuka posko Peduli Yogyakarta dan Jawa Tengah mulai tanggal 27 Mei – 4 Juni 2006. Bantuan diperoleh dari Santri, Wali Santri, guru Darunnajah, masyarakat serta badan sosial. Adapun sumbangan yang terkumpul yang berupa uang sebesar Rp 31.863.700, makanan sembako, susu dan bubur bayi, alat mandi, serta alat-alat sekolah.

Pendistribusian bantuan dilakukan pada tanggal 27 Mei – 4 Juni 2006, langsung oleh relawan yang terdiri dari Guru dan Santri Darunnajah yagn terbagi sebanyak 4 kelompok ke daerah Bencana Yogyakarta dan sekitarnya.

Selain mengirimkan sumbangan Tim relawan, Darunnajah juga melakukan program Children Trauma Healing (program mengurangi trauma anak-anak kecil korban dari bencana alam dalam bentuk permainan, cerita dongeng, dan pembagian paket hadiah berupa mainan dan alat sekolah. Kegiatan Childern Trauma Healing dilaksanakan tanggal 4 – 8 Juni 2006. 

PPM 2007 SANTRI KELAS AKHIR TMI DARUNNAJAH

Darunnajah kembali melaksanakan rutinitas tahunannya, yang sekaligus turut andil dalam mendidik masyarakat dengan wujud kegiatan kemasyarakatan. Kali ini agenda tahunan yang sedang berlangsung adalah Praktek Pengabdian Masyarakat 2007 atau biasa disingkat PPM 2007. Tampil sebagai pelaksana adalah santriwan-santriwati kelas akhir Tarbiyatul Mu'allimin wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Darunnajah yang duduk di kelas VI (enam).  Dengan ustadz-ustadzah sebagai panitia dan dibimbing oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah (STAIDA).

Tahun 2007 ini PPM dilaksanakan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang dinilai kondusif untuk tempat PPM. Selain itu, juga dilaksanakan di Pesantren An-Nur (Darunnajah 8) di Desa Cidokom kec. Gunung Sindur, Bogor, dan di Pesantren An-Nahl (Darunnajah 5) Desa Tanjungan, Cikeusik, Kab. Pandeglang, Banten. Sebelumnya Darunnajah juga pernah  melaksanakan PPM di Kab. Kuningan beberapa tahun lalu. Sehingga alhamdulillah tidak ditemui hambatan yang berarti ketika proses persiapan berlangsung. Sebagai Kepala Biro Kemasyarakatan sekaligus sebagai organizing committee yaitu Ust.H.Mardhani Zuhri S.Ag menyatakan optimis PPM 2007 di Kab. Kuningan akan berlangsung sukses.

Kegiatan PPM 2007 ini dilaksanakan selama dua minggu, tanggal 13 – 26 Januari 2007 oleh 140 Santriwan-santriwati yang dibagi dalam 8 kelompok putra dan 8 kelompok putri. Mereka ditempatkan di 2 (dua) Kecamatan terpisah antara putra dan putri. Kelompok Putra ditempatkan di Kecamatan Mandirancan, yang dibagi dalam 6 (enam) desa, satu kelompok di An-Nahl, Cikeusik dan satu kelompok di An-Nur, Cidokom. Kelompok putri berada di Kecamatan Pancalang, terbagi lagi dalam 8 (delapan) desa.

Peserta PPM 2007 diberangkatkan dari Pondok Darunnajah pada hari Sabtu, 13 Januari 2007 pukul 07.00 WIB. Pelepasan peserta PPM 2007 oleh Pimpinan Pesantren Darunnajah, Drs.KH. Mahrus Amin, Kepala Biro Kemasyarakatan, H. Mardani Djuhri, S.Ag, kepala Biro Pengasuhan, Muhammad Dahlan, S.Ag., dan segenap jajaran panitia PPM 2007.

Kegiatan yang dilakukan selama PPM adalah aplikasi dari ilmu yang didapat selama belajar di Darunnajah dan tidak lepas dari nilai-nilai Islam. Kegiatan-kegiatan itu antara lain bidang pendidikan, pada kegiatan ini santri berkonsentrasi mengajar di TK/RA, SD/MI ataupun SMP/MTs. Adapun bidang sosial kemasyarakatan mereka mengadakan Bakti sosial dan Kerja bakti lingkungan, serta bekerjasama dengan Remaja Masjid dan karang Taruna. Ada juga bidang Keagamaan yang meliputi mengadakan peringatan hari besar Islam, Ceramah agama di masjid-masjid atau pengajian-pengajian, Mengajar TPA/TPQ. Meraka juga mengajarkan bidang ekstrakurikuler sekolah seperti pramuka, bela diri, baris-berbaris dan berbagai macam olah raga.

Penanggung jawab kegiatan ini Ustadz H. Mardani Djuhri, S.Ag. dan sebagai ketua panitia  yaitu Ustadz Anwaruddin dan Ustadzah Yurmaini. Semoga kegiatan ini berjalan sukses. Selamat berjuang saudaraku! <red/Azr>

RIHLAH UBUDIYAH(Tour of Spiritual)

Raihlah Ubudiyah / Tour of Spiritual merupakan salah satu acara tahunan. Rihlah Ubudiyah ini diselenggarakan secara rutin bagi santriwan-santriwati Kelas V Tarbiyatul Muállimin wal Muállimat Al-Islamiyah (TMI) Darunnajah. Kegiatan ini berbentuk silaturrhmi ke beberapa Kasepuhan/Ulama/Tokoh Pondok Pesantren Salaf dan Modern. Tahun ajaran 2006/2007 ini Rihlah Ubudiyah akan dilaksanakan dikawasan  Indramayu dan Garut.

Acara ini dilaksanakan pada tanggal 22 – 23 Maret 2007/3 – 4 Robiul Awal 1428 H dan diikuti oleh 165 santriwan-santriwati kelas V TMI Darunnajah Jakarta dengan 10 orang  pembimbing dari Ustadz dan Ustadzah.

Tujuan dari kegiatan adalah sebagai bekal pengetahuan santri tentang Pondok Pesantren dan sebagai sarana peningkatan iman dan takwa dari taujihat, nasihat dan wejangan yang diberikan oleh Pengasuh Pesantren.

SAFARI SOSIAL

Bekerjasama dengan Bagian Sosial dan kesehatan santri Putra Organisasi Santri Darunnajah (OSDN), Biro Kemasyarakatan, ayng dipimpin Ust. H. Mardhani Zuhri, S.Ag., mengadakan Safari sosial yang dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 19 Februari 2007 tepat pada pukul 19.00-23.00 Wib. Bentuk acara ini adalah pemberian nasi bungkus, mie instan dan air mineral kepada para gelandangan dan penghuni rumah kardus yang berdomisili di sekitar kawasan Tanah Abang, Manggarai, dan Bintaro. Rombongan berangkat dengan menguunakan bus Darunnajah yang diikuti oleh 12 santri dan 3 guru pembimbing.

Acara safari sosial ini merupakan kegiatan yang disponsori oleh Biro Kemasyarakatan, Santri Putra Darunnajah dan OSDN Putra. Ini bukan acara yang baru diadakan, sebelumnya juga sudah beberapa kali dilakasnakan dengan pengurus yang sama. Semoga dengan kegiatan seperti ini kita dapat meningkatkan rasa solidaritas terhadap orang lain.

SEMINAR KADERISASI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN

Untuk menumbuhkan sikap peduli lingkungan hidup, Pesantren Darunnajah melalui Biro Kemasyarakatan oleh Ustadz. H. Mardani Djuhri, S.Ag. bekerjasama dengan Departemen Lingkungan Hidup, mencoba mengapresiasikan visi mereka dengan mengadakan seminar yang bertajuk "Seminar Kaderisasi Lingkungan Pondok Pesantren se Indonesia" yang diselenggarakan di pondok Pesantren Darunnajah pada tanggal 4-5 Desember 2006. Acara ini mengundang 41 Pesantren se Indonesia, tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan santri TMI Darunnajah yang berjumlah 126 peserta. Acara ini diadakan di Aula Empat Windu Darunnajah.

Dalam acara ini, dihadirkan 9 nara sumber diantaranya adalah Bapak Bambang Widyantoro, Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat perkotaan serta wakil Pemenang Anugerah Kalpataru Pesantren Al Ittifaq, Bandung, Bapak Fuad Efendi, Pimpinan Pesantren Darunnajah, Bapak Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si., Yayasan Kirai, Yayasan Pepulih, Tim Banjarsari, Conservation Interrnational Indonesia, Bapak Fachrudin Mangunjaya dan Centre of Development Drs. Ridwan MY, MBA. Pelaksana/organizing committe acara ini adalah Biro Kemasyarakatan Pondok Pesantren Darunnajah.

Acara yang berlansung selama 2 hari ini diawali dengan resepsi pembukaan oleh perwakilan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, yang diwakili oleh Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat perkotaan. Orientasi dan ceramah, monitoring lingkungan dan penilaian, diskusi kelompok, pengukuhan kader lingkungan hidup dan resepsi penutupan. Pada akhir acara setiap peserta mendapatkan sertifikat seminar tersebut. Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan seperti inilah pencerahan untuk mengelola lingkungan hidup akan tampak. <red/az>

PENGEMBANGAN WAWASAN REMAJA MASJID KE PONDOK PESANTREN

Bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta, Biro Kemasyarakatan mengadakan acara workshop pengembangan wawasan remaja masjid ke pondok pesantren. Acara ini diadakan pada hari kamis tanggal 18 Mei 2006 di Aula 4 windu Pondok Pesantren Darunnajah. Acara ini mengundang 80 remaja masjid se Jakarta Selatan dengan narasumber: H Sulaiman Effendi, S.Ag., Drs.H.M Ghufron Dardiri, MPd., Drs.H. Aunurrofiq, M.Pd., Drs.H Supriadi Ahmad, MA. dan H Mardani Djuhri, S.Ag.. Tujuan diselenggarakannnya acara ini adalah sebagai ajang pengembangan wawasan bagi remaja masjid se-Jakarta Selatan hal Definisi Pondok, Sistem pembelajaran di Pesantren, Typologi Pengasuhan Santri di Pondok Pesantren Darunnajah, Sejarah Pondok Pesantren Di Indonesia dan Exschool Unggulan Pesantren.

 

 

Leave a Reply




POndok Pesantren Darunnajah 40-tahun-dn-2

Video Gallery

Watch Our Video Gallery